Ramalan-ramalan mereka soal cuaca sering salah. Sekarang yang kemarin mereka bilang terik, nyatanya hujan. Besok apalagi, sekarang mereka bilang besok akan hujan, tapi entahlah, luka ku masih banyak, cukup soal cuaca.
Minggu ini sedang laris membicarakan bisnis, mulai dari hati mungil nan manis dibanderol dengan harga ekonomis, sampai luka hati tak kunjung optimis dipasang harga yang cukup membuat orang meringis. Obrolan semacam ini sedang hangat-hangatnya.
Setelah hujan, pasti akan muncul mentari, lalu kadang-kadang muncul awan hitam lagi. Adalah benar jika mengakatan setelah saling bercinta tidak selalu bahagia, adalah benar jika terang belum tentu menghangatkan, adalah benar jika luka setelah cinta adalah keniscayaan.
Betapa bodohnya orang yang memetik mawar tanpa durinya, betapa bodohnya orang yang merokok tanpa menghisap asapnya, betapa bodohnya orang yang datang ke pangkas rambut tanpa memotong rambutnya, betapa bodohnya orang yang memakan sambal tanpa mengenyam cabainya, betapa bodohnya orang yang hidup tanpa mau menikmati cintanya.
0 Komentar